Tentang Repositioning Produk #1

Pernahkan kita menyadari bahwa produk yang kita konsumsi memiliki karakteristik “pembeda” diantara produk lainnya? Ketika kita akan membeli air berkarbonasi, di kepala kita hanya ada 2 merek, Coca Cola atau Pepsi, Jika menyebut air dalam kemasan, pasti Aqua, dan Jika menyebut the dalam botol, otak kita pasti tergiring untuk menyebut Sosro. Merek- merek itu “hidup” karena mereka berbeda. Berbeda apanya? Bukan hanya berarti mereka adalah pemimpin pasar, namun merek –merek itu sanggup memberikan “pembeda” diantara lainnya. Aqua misalnya, tampil dengan segala kemurniannya seolah-olah tak ada air lain yang semurni Aqua. Sedangkan Coca cola adalah minuman “wajib” anak muda yang selalu ingin gembira. Persepsi inilah yang kita sebut sebagai positioning.

Positioning adalah elemen strategi pemasaran, agar pasar yang dituju memiliki persepsi yang dapat membedakan suatu produk dari para pesaing di benak target pasar. Positioning merupakan strategi untuk membangun kredibilitas produk untuk menjangkau kepercayaan pelanggan –dan Positioning itu sebenarnya “the reason of being” alasan produk itu ada. Namun kenyataannya produk ada lebih dulu baru di-positioning-kan (Hermawan Kartajaya)

Positioning : rancangan penawaran citra untuk menciptakan image (Philip Kotler)

Positioning : Menentukan posisi melalui pikiran calon konsumen (Al Ries)

Positioning : Strategi Komunikasi untuk memenuhi otak konsumen supaya produk memiliki arti (Rhenald Kasali)

In marketing, positioning has come to mean the process by which marketers try to create an image or identity in the minds of their target market for its product, brand, or organization. It is the ‘relative competitive comparison’ their product occupies in a given market as perceived by the target market. (Wikipedia)

Konsep positioning telah diterapkan sejak 1969 diperkenalkan oleh AlRies,  merupakan tonggak penting dalam ilmu pemasaran. Sebelumnya belum begitu disentuh. Konsep ini mengajarkan supaya produk punya posisi yang berbeda dengan konsumen.

Kesimpulannya, Positioning adalah segala upaya menguasai pasar melalui image produk yang lekat di benak konsumen

Penentu positioning :

–          Kriteria Produk

–          Ceruk Pasar

–          Positioning Statement

Sedangkan strategi positioning sendiri masih termasuk dalam

–          Product Strategy

–          Pricing Strategy

–          Place Strategy

–          Promotion Strategy

Semuanya termasuk dalam marketing mix

Jenis-jenis positioning

ada 2 jenis positioning menurut perspektif tujuannya

Spesific Positioning : menciptakan hub. Erat dengan konsumen dengan berfokus pada produk sendiri

Competitive Positioning : menciptakan image unggul dan penguasaan pasar melalui fokus relatif terhadap kompetitor

(Michael Porter)

Alur singkat Proses Positioning

1. Identifikasi (Produk, Kompetitor, Target Pasar) melalui riset

2. Perencanaan Positioning

3. Program Positioning

4. Eksekusi

5. Evaluasi

andreassyah.wordpress.com

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: